Medvedev Taklukkan Zverev dan Catat Semifinal ke-60, Tantang Tien di Beijing
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Mantan petenis nomor satu dunia Daniil Medvedev kembali menunjukkan kualitasnya di level tertinggi tenis dunia. Ia mencatatkan tonggak baru dalam kariernya dengan menaklukkan Alexander Zverev, petenis peringkat 3 dunia, untuk melangkah ke semifinal China Open 2025 di Beijing.
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Medvedev. Selain memastikan tempat di empat besar turnamen ATP 500 tersebut, hasil ini juga menandai semifinal ke-60 dalam kariernya di level tur dan yang pertama sejak turnamen Halle pada Juni lalu.
“Luar biasa, tapi saya selalu ingin lebih,” ujar Medvedev dalam wawancaranya yang dikutip dari laman resmi ATP, Selasa. “Di awal karier, angka itu penting. Ketika Anda meraih banyak hal, intinya adalah melakukan yang terbaik. Saya sudah lama tidak melakukannya, jadi senang bisa kembali ke semifinal dengan bermain hebat dan mengalahkan lawan-lawan hebat.”
Data ATP mencatat Medvedev tampil solid sepanjang pertandingan. Ia menyelamatkan keempat break point yang dihadapinya dan memenangkan 86 persen poin servis pertama, performa yang membungkam tekanan dari unggulan kedua, Zverev. “Saya bermain hebat dan mengendalikan permainan dengan cukup baik. Saya merasa memiliki semua peluang,” katanya.
Kemenangan ini juga memperpanjang dominasi Medvedev atas Zverev. Kini ia telah meraih lima kemenangan beruntun atas rivalnya itu dan memimpin rekor pertemuan mereka dengan skor 14-7. Selain itu, kemenangan ini juga menjadi yang pertama atas petenis peringkat lima besar di lapangan keras sejak ATP Finals 2023, mengakhiri catatan buruk 0-10 sebelumnya.
“Saya bermain sesuai harapan saya, tidak banyak kehilangan bola, agresif ketika dibutuhkan, defensif ketika dibutuhkan, dan berlari dengan baik,” tambah petenis asal Rusia berusia 29 tahun itu. “Saya jelas mengalami peningkatan dan berharap untuk terus meningkatkannya.”
Di semifinal, Medvedev akan menghadapi petenis muda Amerika Serikat, Learner Tien, yang sempat menyingkirkannya di Australian Open awal tahun ini. Laga ini menjadi ajang balas dendam sekaligus kesempatan emas bagi Medvedev untuk meraih final pertamanya sejak awal musim panas lalu. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)