WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Bos Mercedes Toto Wolff mengungkapkan bahwa Valtteri Bottas hampir saja turun menggantikan George Russell pada GP Azerbaijan 2025. Hal ini terjadi lantaran Russell sempat diragukan tampil karena menderita flu dan demam tinggi menjelang balapan di Sirkuit Baku.
Russell bahkan harus absen dari konferensi pers resmi dengan media pada Rabu (17/9) pekan lalu. Kondisinya yang lemah sempat membuat tim Mercedes mempertimbangkan opsi darurat dengan menurunkan Bottas, pembalap cadangan mereka musim ini.
“George berkata bahwa ‘saya rasa saya tidak bisa membalap’. Lalu dia berangsur membaik pada pagi hari dan akhirnya memutuskan untuk tetap turun balapan,” jelas Toto Wolff, dikutip dari laman resmi Formula 1.
Meski belum pulih sepenuhnya, Russell memperlihatkan daya juang luar biasa. Dengan kondisi tubuh yang masih diganggu demam, ia mampu tampil impresif sepanjang 1,5 jam balapan di Baku. Hasilnya, podium kedua berhasil diamankan di belakang juara lomba, Max Verstappen dari Red Bull.
Wolff tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. “Melakukan balapan di Baku tanpa satu pun kesalahan dalam kondisi tubuh seperti itu, ini performa impresif. Podium kedua terasa seperti kemenangan,” tegas bos Mercedes tersebut.
Di sisi lain, Bottas yang sudah bersiap jika diminta turun, akhirnya belum juga mencatatkan penampilan balapan bersama Mercedes musim ini. Meski demikian, pengalaman dan kesiapan Bottas diapresiasi oleh tim sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas skuad.
Masa depan Bottas sendiri sudah dipastikan menjauh dari Mercedes. Pembalap asal Finlandia itu akan bergabung dengan tim pabrikan Cadillac sebagai pembalap utama mulai musim depan. Artinya, kesempatan membela Mercedes lagi tampaknya tidak akan datang bagi Bottas.
