VIRAL! Bocah 3 Tahun dari Kalsel Taklukkan Puncak Rinjani, Bikin Turis Asing Takjub, Ada 11 Pendaki Tewas
WARTABANJAR.COM – Keberanian luar biasa datang dari seorang bocah berusia tiga tahun asal Kalimantan Selatan. Video dirinya mendaki Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama orang tuanya viral dan menyedot perhatian publik.
Rekaman yang diunggah sang ayah memperlihatkan ketangguhan si kecil menapaki jalur ekstrem hingga berhasil mencapai ketinggian 3.726 mdpl—meski dalam kondisi sedang flu.
Momen langka ini bahkan membuat seorang turis asing yang kebetulan menyaksikan langsung merasa takjub. Ia mengaku tidak percaya seorang anak sekecil itu mampu menaklukkan salah satu gunung paling menantang di Indonesia.

Rinjani: Keindahan dengan Risiko Mematikan
Di balik pesonanya yang memukau, Gunung Rinjani menyimpan catatan kelam. Hingga pertengahan 2025, setidaknya 11 pendaki tercatat meninggal dunia sejak 2017.
Penyebab tragis tersebut beragam:
- Terjatuh di jalur ekstrem, seperti kasus pendaki asal Brasil Juliana Marins yang terperosok di Cemara Nunggal (2025).
- Kelelahan fisik, terutama dialami pendaki lanjut usia atau mereka yang nekat melalui jalur ilegal.
- Terjebak di Gua Susu, spot populer di sekitar Danau Segara Anak.
- Serangan sesak napas akibat cuaca ekstrem di ketinggian.
- Kecelakaan saat swafoto di puncak atau tergelincir di jalur licin berbatu.
Para ahli mengingatkan, meski puncak Rinjani menawarkan panorama surgawi seperti Danau Segara Anak, jalurnya curam, berbatu, dan sering diselimuti kabut. Kondisi itu membuat Rinjani tidak disarankan bagi pendaki pemula apalagi anak-anak.
Kisah bocah tiga tahun asal Kalsel ini memang menginspirasi banyak orang tentang ketangguhan dan semangat pantang menyerah. Namun, peristiwa ini juga sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan tetap nomor satu dalam setiap pendakian.(Wartabanjar.com/kaltimfolks/berbagai sumber)
editor: nur muhammad