WARTABANJAR.COM – Aura juara dunia kian terasa di tubuh Marc Marquez. Sang “Baby Alien” hanya tinggal selangkah lagi mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025, namun bukannya merasa tertekan, rider asal Cervera itu justru mengaku ingin merasakan perlawanan lebih keras dari para rivalnya.
“Sekarang saya tidak merasakan tekanan. Justru saya ingin mengalaminya, seperti yang terjadi kemarin,” ujar Marquez, dikutip dari Todocircuito, Kamis (18/9/2025).
Musim Sempurna Marquez
Musim ini benar-benar milik Marquez. Dengan kemenangan ke-11 di main race MotoGP Misano 2025, koleksi kemenangannya di kelas utama kini sudah mencapai 73 kemenangan sepanjang karier.
Tak hanya itu, ia juga memimpin klasemen dengan 512 poin, unggul jauh dari adiknya, Alex Marquez (330 poin), serta Francesco Bagnaia (237 poin). Selisih yang begitu lebar membuat peluang Marquez meraih gelar kesembilan tinggal menunggu waktu.
Sejarah Baru di Depan Mata
Biasanya, Marquez selalu memastikan gelar maksimal tiga balapan jelang akhir musim. Namun tahun ini berbeda. Jika tak terbendung, ia bisa mengunci juara dengan lima seri tersisa, sebuah rekor baru dalam perjalanan kariernya.
Target itu bisa saja tercapai di Sirkuit Motegi, Jepang (26-28 September 2025), tempat yang punya kenangan manis. Di lintasan yang sama, Marquez pernah memastikan gelar juara dunia ketujuhnya bersama Repsol Honda.
Tantangan dari Sang Adik
Meski peluang begitu besar, Marquez menegaskan gelar tidak akan datang begitu saja. Alex Marquez yang sedang dalam performa terbaik siap memberi perlawanan sengit.
“Saya harus meraih tiga poin lebih banyak dari Alex. Motegi memang trek favorit saya, tapi saudara saya kuat dan kondisi hujan bisa membuat semuanya berbeda,” ucap Marquez.
