WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Laga dramatis tersaji di Turf Moor, Minggu (14/9) malam WIB, saat Liverpool menghadapi Burnley pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan ini menjadi perhatian karena kemenangan baru dipastikan lewat penalti di detik-detik terakhir.
Liverpool menguasai permainan sejak awal, tetapi rapatnya pertahanan Burnley membuat mereka sulit mencetak peluang berbahaya. Situasi semakin berubah setelah Leslet Ugochukwu menerima kartu kuning kedua pada menit ke-84, yang memaksa Burnley bermain dengan sepuluh pemain.
Hingga menjelang akhir laga, Liverpool masih kesulitan mencari celah menembus gawang lawan. Puncak ketegangan hadir di menit ke-90+5, ketika wasit menunjuk titik putih usai handball pemain Burnley. Mohamed Salah sukses mengeksekusi penalti, memastikan The Reds unggul 1-0.
Legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, menilai kemenangan dramatis ini menunjukkan mental juara Liverpool. “Tim besar selalu menemukan cara menang, bahkan ketika semua peluang terasa tertutup,” ucap Shearer kepada BBC Sport, Minggu (14/9).
Di sisi lain, manajer Burnley Vincent Kompany memberi alasan atas kekalahan timnya. “Kami tampil disiplin sepanjang laga, tetapi keputusan di menit akhir benar-benar menghancurkan kami,” tutur Kompany.
Dengan hasil ini, Liverpool meraih empat kemenangan beruntun dan naik ke puncak klasemen dengan 12 poin. Sementara Burnley harus puas tertahan di peringkat ke-17 dengan tiga poin dari empat laga awal. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar
