PPK LPM Digma Politala Dorong Digitalisasi UMKM di Desa Bumi Jaya

Saat ini, sertifikasi halal sudah tersedia, mulai dari produk beras hingga usaha catering.

Dengan adanya legalitas ini, diharapkan produk UMKM Bumi Jaya bisa lebih dipercaya oleh konsumen,” tambah Deny.

Para peserta mendapatkan materi sosialisasi yang relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini. Materi pertama, “Pemasaran dengan E-Commerce,” dibawakan oleh Dwi Anggraini, S.T., M.T., Nurul Al Varqani, S.Pi., M.T.P., dan Yuliana Ningsih, S.S., M.Hum. Mereka menggarisbawahi bagaimana pemanfaatan e-commerce bisa meluaskan jangkauan pasar, tidak lagi hanya sebatas lingkup lokal.

Sesi berikutnya, “Perizinan NIB, PIRT, dan Halal,” yang disampaikan oleh tim narasumber Haswika, S.T., M.T., Kevin Tanjung, S.TP., M.Sc., Titis Linangsari, S.T.P., M.Sc., dan Tsani Adiyanti, S.Si., M.T.P., menekankan pondasi legalitas usaha.

Salah satu narasumber menyampaikan bahwa jika produk sudah memiliki izin resmi, baik NIB, PIRT, maupun halal, konsumen akan merasa lebih aman. Selain itu, peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas juga terbuka lebar.

Ketua Pelaksana acara, Nandank Indra Purwanto, menjelaskan latar belakang kegiatan ini.

“Jadi, kegiatan kami ini merupakan kegiatan penguatan kapasitas organisasi mahasiswa melalui desa binaan. Topik kami desa wirausaha, dan desa binaannya di Desa Bumi Jaya. Kegiatan kami ini fokusnya di inovasi kemasan dan e-commerce,” jelasnya.

Nandank juga mengungkapkan bahwa acara ini adalah langkah awal dari serangkaian pembinaan yang akan dilakukan.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk mengawali pembinaan awal kami, ya. Pada kegiatan ini, kami menjalin kerja sama dengan dinas terkait untuk mendukung dan mengembangkan kegiatan kami untuk lebih luas. Tadi juga ada penyampaian kolaborasi kerja sama dengan dosen PPA di Politala mengenai kegiatan kami ini sesuai dengan materi yang dibawakan,” tutupnya.

Dengan langkah awal ini, diharapkan UMKM RUMUS Bumi Jaya tidak hanya memiliki produk berkualitas, tetapi juga legalitas yang kuat dan strategi pemasaran digital yang efektif.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh nyata sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekonomi lokal yang berdaya saing. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu