Menurut Yulinda, pelanggar berdalih tidak melihat plang larangan. Namun alasan tersebut dianggap tidak bisa diterima.
“Selain menegur, kami juga melakukan sosialisasi terkait Perda tentang pengelolaan sampah agar masyarakat lebih sadar,” jelasnya.
Satpol PP Batola memastikan akan terus memantau kawasan Handil Bakti. Patroli rutin setiap hari dilakukan tidak hanya untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL), tetapi juga memastikan masyarakat tidak sembarangan membuang sampah.
“Kami akan tetap mengawasi. Kalau patroli kamtrantibmas di seputaran Handil Bakti, kami lakukan setiap hari sekalian mengawasi PKL,” pungkas Yulinda.(Wartabanjar.com/Frans)
editor: nur muhammad







