Wagub Hasnuryadi Sulaiman Beberkan Alasan Pemprov Ajukan Penambahan Penyertaan Modal Rp 400 M ke Bank Kalsel
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan bahwa sebagai pemegang saham utama, Pemprov Kalsel merasa perlu menambah penyertaan modal.
Hal itu ia sampaikan di rapat paripurna yang digelar oleh DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang H. Mansyah Addrian, Gedung DPRD Kalsel, Kamis (11/9/2025).
Dalam rapat beragenda penyampaian usulan Raperda tersebut, Wagub Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan usulan Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemprov Kalsel kepada Bank Kalsel diajukan, dengan alasan untuk menjaga daya saing sekaligus memperkuat kapasitas permodalan.
"Pemprov Kalsel sebagai pemegang saham utama merasa perlu melakukan penambahan penyertaan modal yang dimuat dalam Raperda ini, sebesar Rp400 miliar,” sebutnya.
Hasnuryadi mengharapkan, penambahan modal ini tidak hanya memperkuat struktur keuangan Bank Kalsel, tetapi juga meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan mampu lebih optimal mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas akses pembiayaan dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Banua.
Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian H.K. mengharapkan agar 13 pemerintahan daerah se Kalsel bisa turut melaksanakan penambahan penyertaan modal Bank Kalsel.
“Mungkin nanti kabupaten kota juga bisa meningkatkan modal, karena saham Bank Kalsel kan juga dimiliki oleh 13 pemkab/pemko di Kalsel,” tukasnya, dikutip dari berbagai sumber, Jumat 912/9/2025).
BACA JUGA: Waspada Jalur Bypass Banjarbaru-Batulicin Longsor dan Banjir, Warga Diimbau Lewat Jalan Lain Saja
Sementara itu, selain raperda penyertaan modal tersebut di rapat ini juga dibahas dua Raperda lainnya yakni Pengelolaan Barang Milik Daerah dan APBD 2026. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu