“Semoga Raperda APBD 2026 ini dapat menjadi pijakan bersama untuk mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” harap Wagub Hasnuryadi.
Usai pemaparan penjelasan, dilaksanakan penyerahan dokumen Raperda APBD tahun anggaran 2026 dari Wagub Hasnuryadi kepada Ketua DPRD, Supian HK.
Ditemui usai rapat paripurna, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK sampaikan harapan agar 13 pemkab/pemko se-Kalsel bisa turut melaksanakan penambahan penyertaan modal Bank Kalsel.
“Salah satu agenda kita hari ini adalah penyampaian Raperda Penambahan Penyertaan Modal oleh Pemprov Kalsel untuk Bank Kalsel pada APBD murni sejumlah 400 milyar. Mungkin nanti kabupaten kota juga bisa meningkatkan modal, karena saham Bank Kalsel kan juga dimiliki oleh 13 pemkab/pemko di Kalsel,” sampainya.
Wagub Hasnuryadi usai rapat paripurna di hadapan awak media juga sampaikan bahwa agenda paripurna hari ini merupakan salah satu langkah untuk mencapai amanah Presiden RI.
“Kita tau fokus kita adalah pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi. Ini adalah salah satu langkah kita untuk mencapai apa yang diamanahkan oleh Presiden kita Pak Prabowo Subianto. Mudah-mudahan kita semua bisa betul-betul mengabdi untuk masyarakat Banua Kalsel tercinta khususnya, dan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya,” sampai Wagub Hasnuryadi.
Paripurna pada minggu kedua September 2025 ini, dihadiri oleh 30 orang anggota dewan, perwakilan Forkopimda Kalsel serta sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Kalsel dan Tenaga Ahli Gubernur.
Rapat Paripurna DPRD selanjutnya diagendakan Pandangan Umum Fraksi-fraksi dan Pandangan/Jawaban Gubernur yang rencana akan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 September 2025 mendatang. (Wartabanjar.com/Ran/Adpim)
Editor Restu







