Gubernur Kalsel H Muhidin : Pengusaha Banua Ambil Peran Fasilitas Rehabilitasi Narkoba

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Di tengah gencarnya upaya Polda Kalsel memberantas jaringan peredaran narkoba di wilayah Banua, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin, menegaskan pentingnya perhatian terhadap penanganan korban penyalahgunaan narkotika yang kerap terabaikan.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Kalsel di acara pemusnahan barang bukti narkoba hasil ungkap Ditresnarkoba Polda Kalsel di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (11/9/2025) pagi.

Gubernur Kalsel mengajak kalangan pengusaha di Kalsel untuk mengambil peran strategis dengan membangun fasilitas rehabilitasi, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda.

Menurutnya, perang melawan narkoba tidak cukup hanya melalui penangkapan pelaku dan pemusnahan barang bukti, tetapi harus diimbangi dengan upaya pemulihan bagi korban yang terjerat penyalahgunaan.

“Pemberantasan narkoba butuh peran semua pihak termasuk pihak swasta. Jika ada pengusaha yang bersedia mendirikan rumah rehabilitasi, ini akan menjadi langkah luar biasa dalam mendukung upaya kita bersama. Pemerintah daerah tentu menyambut baik inisiatif seperti ini,” tegas H. Muhidin dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin menekankan bahwa pembangunan rumah rehabilitasi merupakan investasi sosial yang sangat penting untuk menyelamatkan generasi muda sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Pemulihan korban, lanjutnya adalah bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memutus mata rantai permintaan narkoba di Banua.