WARTABANJAR.COM, MALUKU TENGAH – Suasana mencekam terjadi di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Bentrok berdarah pecah di perbatasan Desa Kailolo dan Desa Kabauw, Selasa (9/9/2025), yang menelan korban jiwa serta luka-luka.
Kronologi Awal
Bentrok ini dipicu oleh dugaan penganiayaan seorang warga Kabauw beserta anaknya oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di depan Pelabuhan Feri Wainana, wilayah Desa Kailolo. Insiden itu memicu konsentrasi massa di perbatasan kedua desa bertetangga hingga akhirnya berujung bentrokan.
Korban Jiwa & Luka-Luka
Akibat bentrokan tersebut, tercatat:
1 orang meninggal dunia
5 warga lainnya mengalami luka-luka
Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan pengamanan di lokasi untuk mencegah bentrokan susulan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang konflik antarwarga di Maluku yang kerap dipicu masalah sepele namun berujung fatal. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan langkah tegas guna mengembalikan ketertiban dan mencegah meluasnya konflik.
Bentrokan ini menjadi alarm keras bagi aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk segera mencari solusi damai agar hubungan antarwarga Desa Kailolo dan Kabauw tidak semakin memburuk.(Wartabanjar.com/andreli_48/berbagai sumber)
editor: nur muhammad

