Kini, setelah sempat absen berduet sejak All England 2025, PBSI kembali menyatukan mereka di Hong Kong Open 2025. Harapannya, pasangan ini bisa tampil lebih solid dan dewasa dalam menghadapi persaingan ganda putri dunia yang semakin ketat.
Dengan pengalaman Apriyani sebagai peraih emas Olimpiade 2020 serta talenta muda Fadia yang masih terus berkembang, pasangan ini kembali diprediksi menjadi tumpuan utama sektor ganda putri Indonesia menuju turnamen-turnamen besar ke depan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







