WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Perjuangan Putra Tri Ramadani di Slovenia, Sabtu (6/9), membawanya melaju ke babak final nomor lead IFSC Climbing World Cup Koper 2025. Keberhasilan atlet muda ini menjadi sorotan karena Indonesia jarang menembus fase krusial di ajang panjat tebing paling bergengsi dunia.
Berdasarkan data IFSC, Putra mencatat skor 40 dan menutup semifinal di peringkat keempat dari 23 peserta elite dunia. Tiga posisi teratas ditempati Sorato Anraku (Jepang) dengan skor 41+, Toby Roberts (Inggris), dan Alberto Gines Lopez (Spanyol) yang sama-sama mengoleksi 40+.
Federasi Panjat Tebing Indonesia menilai capaian Putra adalah bukti kemampuan atlet Tanah Air mampu bersaing dengan nama besar seperti Adam Ondra (Republik Ceko) dan Jakob Schubert (Austria). “Momentum ini penting bagi Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita tidak hanya kuat di speed, tetapi juga mampu di lead. Semoga Putra fokus hingga babak puncak,” kata Sekjen FPTI, Sabtu (6/9).







