Lebih lanjut, Ony, menyebut karena tingkat kerusakan yang parah pada black box, pihak KNKT harus melakukan penanganan khusus untuk mengekstrak data rekamannya.
”Biasanya kami cukup menyambungkan kabel untuk mengunduh data, tetapi karena sekarang dalam kondisi terbakar parah, bahkan terbelah, maka kami harus membuka kotaknya dan mengambil memorinya,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







