WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Mantan Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena pernyataannya soal DPR, melainkan karena rumah pribadinya di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara diduga menjadi sasaran penjarahan brutal oleh orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/8/2025) sore. Kawanan pelaku merusak rumah, menghancurkan perabotan, hingga mengacak-acak isi rumah. Tak hanya itu, satu unit mobil milik Ahmad Sahroni ikut ringsek, kaca pecah, bodi penyok, bahkan bagian depan hampir hancur. Laporan ke Polisi Kasus ini resmi dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara pada Senin (1/9/2025) malam melalui kuasa hukumnya. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, membenarkan laporan tersebut. BACA JUGA:BAHAYA! Produksi Ikan Kalsel Anjlok 12%, Ditpolairud Polda Kalsel Bentuk Sinergi Lawan Destructive Fishing “Sudah (dilaporkan). Laporan di Polres dan penanganan kasusnya dilimpahkan ke Polda Metro Jaya,” ujarnya, Selasa (2/9/2025). Jonggi menambahkan, bahkan sebelum laporan dibuat, tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara sudah lebih dulu melakukan penyelidikan. Hingga kini, lima orang saksi telah diperiksa, meski identitas mereka belum diungkap ke publik. Nama Sahroni Jadi Sorotan Kasus ini kian menyita perhatian lantaran nama Ahmad Sahroni sebelumnya sempat ramai dibicarakan publik usai komentarnya terkait desakan pembubaran DPR RI. Dalam salah satu pernyataannya, Sahroni menyebut tuntutan tersebut sebagai “tindakan bodoh”. Kini, rumahnya justru diserang dan dijarah, menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat soal kemungkinan adanya kaitan dengan sikap politiknya yang kontroversial. Polisi Dalami Motif Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih mendalami kasus ini untuk mengungkap motif penjarahan, pelaku, serta kemungkinan adanya unsur terencana dalam aksi tersebut.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad