Cabai Merah Jadi Penyebab Inflasi di Kabupaten Banjar

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amilia Adininggar Widyasanti, memaparkan perkembangan inflasi nasional per Agustus 2025.

Ia menyebutkan bahwa 27 provinsi mengalami deflasi, sedangkan 11 provinsi mengalami inflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Sumatera Utara sebesar 1,77 persen, sedangkan deflasi terdalam terjadi di Maluku Utara sebesar -1,90 persen.

Mengacu pada Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu keempat Agustus 2025, tercatat 12 provinsi mengalami kenaikan IPH, 25 provinsi mengalami penurunan, dan satu provinsi menunjukkan kondisi relatif stabil. Kenaikan harga dipicu oleh tiga komoditas utama yakni cabai merah, bawang merah, dan beras, berdasarkan data Sistem Pencatatan dan Pelaporan Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga 29 Agustus 2025.

Rakor ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi tingkat inflasi di daerah serta mendorong langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Pemerintah berharap, inflasi yang terkendali dapat menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional.(wartabanjar.com/mc banjar)

Editor Restu