TERBONGKAR! Prasasti Babilonia 3.000 Tahun Ungkap Lokasi Sebenarnya Bahtera Nabi Nuh

Dr. Irving Finkel, pakar tulisan paku dari British Museum, menyatakan bahwa temuan ini memperlihatkan kesamaan mencengangkan antara kisah banjir Babilonia dengan kisah Bahtera Nuh dalam Alkitab.

“Ini bukan sekadar legenda. Dari perspektif Babilonia, perjalanan ini nyata, dan jika dilalui, seseorang bisa menemukan sisa-sisa kapal bersejarah itu,” jelas Finkel, dikutip dari The Sun.

Kisah Banjir yang Sama dari Dua Peradaban

Dalam versi Babilonia, dewa Ea mengirim banjir besar untuk memusnahkan manusia, kecuali satu keluarga yang dipimpin Utnapishtim. Ia diperintahkan membangun bahtera raksasa dan mengisinya dengan berbagai hewan. Setelah enam bulan banjir, kapal itu diyakini mendarat dengan selamat di puncak Urartu.

Detail kisah tersebut sangat mirip dengan narasi Alkitab tentang Nabi Nuh, yang juga membangun bahtera besar demi menyelamatkan keluarganya dan seluruh spesies hewan.

Hingga kini, perdebatan mengenai keberadaan nyata Bahtera Nuh di Gunung Ararat masih hangat diperdebatkan ilmuwan dan sejarawan dunia. Namun temuan dari prasasti Babilonia ini semakin memperkuat keyakinan bahwa legenda itu mungkin menyimpan kebenaran sejarah yang luar biasa.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad