“Posisi nomor satu dunia selalu menjadi impian setiap pemain, tapi saya hanya ingin fokus pada pertandingan demi pertandingan,” kata Sinner kepada ATP setelah laga.
US Open tahun ini pun bukan sekadar ajang penentuan gelar juara Grand Slam, melainkan juga pertempuran mental antara dua talenta muda yang diyakini akan mendominasi tenis dunia di masa depan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







