WARTABANJAR.COM, BANYUWANGI – Suasana karnaval di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, mendadak berubah mencekam pada Rabu malam (20/8/2025). Sejumlah penari sound horeg yang tengah beraksi di panggung jalanan tiba-tiba diseruduk mobil hitam hingga membuat warga panik berhamburan. Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, tampak barisan penari perempuan dengan kaos hitam dan rok batik sedang bergoyang di bawah sorot lampu moving head. Iringan musik yang menghentak seakan menambah meriah suasana, sebelum akhirnya berubah jadi teriakan histeris saat mobil melaju ke arah mereka. Karnaval Berubah Panik Beberapa penari terlihat terjatuh, sementara penonton berusaha menyelamatkan diri. Suara musik yang awalnya pecah dan hingar-bingar langsung tertutup kepanikan warga yang berusaha mengevakuasi korban. BACA JUGA:MIRIS! Tukang Ojek di Bone Bolango Meninggal, Jenazah Terpaksa Diangkut dengan Sepeda Motor Belum diketahui secara pasti penyebab mobil tersebut bisa masuk ke area barisan penari. Namun, insiden ini langsung mengundang kecaman warganet dan menjadi viral di jagat maya. Viral di Medsos, Netizen Geram Sejumlah komentar warganet memenuhi unggahan video insiden tersebut, banyak yang menyoroti keamanan acara karnaval serta kurangnya pengaturan lalu lintas di lokasi. “Acara rame gini kok bisa ada mobil masuk, panitia harus tanggung jawab!” tulis salah satu netizen. “Kasihan penarinya, sudah capek latihan malah kena musibah,” tambah lainnya. Polisi Turun Tangan Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Banyuwangi disebut tengah mengusut kasus tersebut dan meminta keterangan dari panitia karnaval serta saksi di lokasi.(Wartabanjar.com/mood.jakarta) editor: nur muhammad