WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kurang dari seminggu menuju US Open 2025, Coco Gauff membuat keputusan besar: mengganti pelatih teknik servisnya dan merekrut Gavin MacMillan, pakar biomekanik yang pernah menyelamatkan Aryna Sabalenka.
Namun, keputusan ini memunculkan satu pertanyaan penting: Apakah Gauff punya cukup waktu untuk beradaptasi?
Berbeda dengan pergantian pelatih di masa off-season, Gauff melakukannya hanya beberapa hari sebelum Grand Slam terbesar di tanah Amerika dimulai. Mengubah teknik servis bukan soal instan. Dibutuhkan sinkronisasi gerakan, timing, serta kesiapan mental, apalagi setelah mengalami dua turnamen yang penuh tekanan akibat double fault.
Gauff pernah membuktikan bahwa ia cepat belajar. Tapi kali ini, waktunya terlalu sempit, tekanan terlalu tinggi, dan panggungnya terlalu besar.
Apakah perubahan besar ini bisa langsung klik? Atau justru menjadi senjata makan tuan di Flushing Meadows? (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

