Penjelasan Ustadz Ponpes Terkait Santri Tewas Ditusuk di HST

“Untuk motif pelaku masih dalam penyelidikan. Kami akan menggali keterangan dari saksi-saksi maupun pelaku. Semua kemungkinan masih terbuka,” tutur Husaini.

Pasca kejadian, suasana di ponpes masih diselimuti duka. Aktivitas belajar dihentikan sementara.

Sebagian santri ikut melayat ke rumah duka korban di Desa Paya, Kecamatan Barabai Selatan, sementara kamar nomor 4 tempat peristiwa berdarah itu terjadi telah dipasang garis polisi.

Polres HST menegaskan kasus ini ditangani serius oleh Satreskrim Polres HST bersama Polsek Pandawan. Barang bukti berupa sebilah belati telah diamankan sebagai alat bukti.

Sebelumnya santri berinisial MF (21), ditemukan meninggal dunia setelah diduga ditusuk sesama santri menggunakan belati.

Menurut seorang saksi, korban sempat berlari ke musala ponpes tersebut, yaitu Musholla Al-Habsyi untuk menyelamatkan diri, sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia akibat luka tusukan di leher

Korban juga sempat berteriak takbir sambil memeluk Alquran lalu menghembuskan nafas terakhir. (wartabanjar.com/adew)

Editor Restu