Kepala Desa Tebing Siring Harapkan Pembangunan Jalan di HUT RI ke-80
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Desa Tebing Siring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, menyelenggarakan berbagai acara untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peringatan kemerdekaan tahun ini terasa lebih istimewa dengan meningkatnya antusiasme masyarakat.
Acara puncak berupa upacara bendera dilaksanakan secara mandiri di desa karena lokasinya yang jauh dari kantor kecamatan.
Baca Juga
VIDEO – VIRAL! Paskibraka Tetap Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Genangan Banjir
Kepala Desa Tebing Siring, Mulyadi, mengungkapkan kegembiraannya atas partisipasi aktif warganya.
"Alhamdulillah, antusias masyarakat begitu besar. Kami menghimbau semua RT untuk membawa tumpeng, dan ternyata semuanya membawa," ujar Mulyadi saat diwawancarai pada Senin, 18 Agustus 2025.
Peringatan HUT RI ke-80 ini diawali dengan kompetisi sepak bola antar-klub se-Kabupaten Tanah Laut yang diikuti oleh 16 tim. Mulyadi bersyukur kompetisi yang berlangsung hampir satu bulan ini berjalan aman dan lancar.
Juara pertama diraih oleh Desa Kunyit, disusul Desa Ranggang di posisi kedua, Karang Jawa di posisi ketiga, dan tuan rumah Desa Tebing Siring di posisi keempat.
Selanjutnya, pemerintah desa menggelar upacara bendera di lapangan Desa Tebing Siring.
Acara ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut, Joko Pitoyo, dari fraksi Nasdem.
"Dengan kehadiran beliau kami sangat berterima kasih, kami juga izin ke pimpinan DPRD juga bersurat kami," kata Mulyadi.
Selain itu, sebagai wujud kebersamaan, digelar lomba tumpeng yang diikuti oleh 17 tumpeng dari 17 RT yang ada di desa tersebut.
"Tujuannya doa bersama dengan 18 tahun sudah berjalan desa Tebing Siring ini, pemekaran dari Desa KNPI dari tahun 2006 sampai tahun 2025," jelas Mulyadi.
Dalam sambutannya, Mulyadi juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dan jajaran DPRD yang telah merealisasikan pengaspalan jalan di Insinyur Syamsir Rahman.
"Ada sisa sedikit lah mudah-mudahan untuk tahun 2026 ini jalannya masih beberapa sport-sport itu belum teraspal dan tahun 2026 ini sudah clear itu," harapnya.
Ia juga berharap pembangunan jalan di beberapa ruas jalan poros desa yang berdekatan dengan permukiman dapat segera terealisasi.
Selain sepak bola dan lomba tumpeng, serangkaian acara lain turut memeriahkan perayaan ini, seperti lomba baju adat, lomba untuk anak-anak, dan festival kuda lumping yang akan digelar pada tanggal 23 hingga 24 Agustus.
Festival ini akan diikuti oleh 10 paguyuban kuda lumping se-Kabupaten Tanah Laut dan berlokasi di belakang kantor desa.
Mulyadi menambahkan, perubahan dan perkembangan dari tahun sebelumnya sangat besar, terutama dari antusiasme masyarakat yang semakin tinggi.
Ia berharap pada tahun 2026 mendatang, peringatan Hari Kemerdekaan bisa lebih meriah lagi.
"Saya berharap kepada masyarakat Desa Tebing Siring rasa kebersamaan dan kerjasamanya tetap terjalin. Khusus dari tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah desa dapat berkolaborasi dan kerjasama," pungkasnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu