WARTABANJAR.COM, SABAH – Malaysia tengah diguncang gelombang kemarahan publik atas kematian tragis siswi SMP, Zara Qairina (13), yang ditemukan meninggal dengan dugaan kekerasan brutal. Ribuan orang turun ke jalan menuntut keadilan bagi pelajar kelas 7 tersebut, sementara penyelidikan polisi yang dinilai tidak transparan memicu kecurigaan dan amarah rakyat.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bahkan ikut angkat suara. Ia mendesak Jaksa Agung membuka kembali kasus yang sempat ditutup.
Isu yang beredar di media sosial semakin memperkeruh suasana. Beberapa warganet menyebut para terduga pelaku adalah anak pejabat VIP, yang dikabarkan langsung pindah sekolah pada hari kejadian.

