Dalam mendukung koordinasi dan pelaporan, Polda Kalsel memanfaatkan aplikasi Lancang Kuning dan GWS yang terintegrasi di lingkungan Polri. Sejak tiga hari terakhir, pihaknya juga melaksanakan pelatihan bagi operator-operator posko, meski sebagian besar merupakan personel baru.
“Walaupun masih belajar, mereka kami bekali keterampilan agar pelaporan dan koordinasi di lapangan dapat berjalan lancar,” kata Prima.
Ia menambahkan, Polda Kalsel siap membantu pemerintah daerah dan instansi terkait dalam setiap tahap penanganan karhutla, mulai dari pencegahan, patroli, hingga penindakan.
“Intinya, kami siap bergerak bersama semua pihak untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari ancaman karhutla,” tegasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







