WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Laga tinju kelas bulu (57,1 kg) World Boxing Association (WBA) di Stadion Martyrs of Benina, Benghazi, Libya, Jumat malam, menjadi panggung emas bagi Mirco Cuello. Bukan hanya karena kemenangan, tetapi lantaran ia menutup duel dengan TKO yang membuat lawannya tak berdaya.
Pertarungan ini menjadi sorotan karena Cuello, petinju asal Argentina, sukses menghentikan laju tak terkalahkan Sergio Rios Jimenez. Dalam duel sengit yang berlangsung singkat, kekuatan dan akurasi pukulan Cuello memaksa wasit Roberto Ramirez menghentikan laga setelah knockdown kedua.
WBA mencatat, Cuello kini menjadi petinju ke-44 dari Argentina yang menyandang gelar dunia, sekaligus petinju keempat dari negara tersebut yang merebut sabuk kelas bulu. Sebelum ini, posisi itu hanya diisi Pablo Chacon, Jonathan Barros, dan Jesus Cuellar. Rekor Cuello tetap sempurna dengan 16 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 13 kemenangan KO.
Analis tinju internasional, Diego Martinez, menilai kemenangan ini menjadi sinyal bahaya bagi jajaran elite divisi bulu. “Cuello punya kombinasi kekuatan, kecepatan, dan ketenangan yang jarang dimiliki petinju seusianya. Ini bukan sekadar kemenangan, tapi pernyataan bahwa dia siap menantang siapa pun,” ungkap Martinez, Selasa (12/8/2025).
Sementara itu, kubu Rios menyebut kekalahan ini bukan akhir perjalanan. “Sergio datang untuk menang, tapi malam itu Cuello tampil luar biasa. Kami akan memperbaiki banyak hal dan kembali lebih kuat,” ujar pelatih Rios, Manuel Ortega.

