Meski begitu, keputusan ini tak lepas dari kritik. Beberapa pihak menilai peringkat seharusnya lebih mencerminkan performa terbaru dan aktivitas di ring, bukan sekadar nama besar. Pasalnya, Pacquiao terakhir bertarung pada 2021 saat kalah angka dari Yordenis Ugas.
Situasi ini membuka spekulasi soal kemungkinan laga comeback. Jika Pacquiao benar-benar kembali ke ring, ia bisa langsung menantang juara dunia tanpa harus melalui babak penyisihan.
Dengan posisi ranking nomor satu, pertanyaannya kini adalah: apakah Pacquiao akan memanfaatkan peluang emas ini, atau memilih pensiun sepenuhnya dari dunia tinju?







