Terganggu dengan Pembangunan Jembatan Sei Ulin, Warga Kota Banjarbaru Adukan Hal ini Pada Wakil Rakyat

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU– Pembangunan Jembatan Sungai Ulin di Kota Banjarbaru yang tengah berlangsung menuai keluhan dari warga sekitar.

Mereka menyampaikan aspirasi langsung kepada Sekretaris Komisi III DPRD Banjarbaru, Rizal Siregar, agar permasalahan ini mendapat perhatian serius.

‎Salah satu perwakilan warga, Ahmad Budiono menyampaikan, akses menuju rumah warga yang sebelumnya lancar, kini menjadi sulit sejak proyek pembangunan jembatan dimulai.

‎”Selama proses pembangunan ini, kami melihat akses jalan jadi menyempit dan menyulitkan kendaraan keluar masuk,” keluhnya.

‎Salah satu titik yang dikeluhkan adalah jalan masuk ke kompleks perumahan warga yang terhalang oleh struktur bangunan proyek, menyulitkan mobilitas sehari-hari.

BACA JUGA: Bupati Saidi Mansyur Usir Wartawan Saat Pelantikan Pj. Sekda Banjar, Ada Apa?

“Mobil pun sulit bermanuver. Kami bukan menolak pembangunan, tetapi ingin hasilnya benar-benar bermanfaat dan tidak menyusahkan warga,” tegas Budiono.

‎Ia juga menyoroti pentingnya kemudahan akses sebagai bagian dari kenyamanan warga yang tinggal di sekitar proyek, berharap pemerintah dan pelaksana proyek bisa menyesuaikan rencana pembangunan agar tetap berpihak kepada masyarakat.

‎Tak hanya soal akses, dampak ekonomi pun mulai dirasakan, seperti beberapa warung warga terpaksa tutup, bahkan ada yang kebanjiran setiap kali hujan turun, akibat terganggunya sistem drainase.

‎”Mobil yang biasanya bisa parkir di garasi kini terpaksa berhenti di tengah jalan. Ini jelas menunjukkan bahwa perencanaan dan pelaksanaan proyek harus lebih matang,” tutur Budiono. (IKhsan)

Baca Juga :   Cicil Emas Tanpa Cemas, Masa Depan Berkah Bersama Bank Kalsel Syariah

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca