Ini disebabkan oleh dinamika atmosfer dan kondisi laut yang terus berubah.
”Karena itu, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan, terutama di wilayah yang rentan terjadi karhutla. Pemantauan dan pengawasan harus dilakukan secara intensif,” pungkas analis Iklim tersebut. (IKhsan)
Editor: Yayu







