WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ajang balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula 1, mencatatkan kemajuan signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon. Hingga akhir musim 2024, F1 telah berhasil mengurangi emisi sebesar 26 persen dibandingkan tahun 2018, sebagai bagian dari target ambisius menuju nol karbon pada 2030.
Keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi erat antara tim-tim F1, mitra global, promotor balapan, serta Federasi Otomotif Internasional (FIA).
“Kami berkomitmen kuat untuk mencapai nol karbon pada 2030. Ini bukan hanya janji, tetapi telah kami buktikan dengan hasil konkret,” ujar Presiden sekaligus CEO Formula 1, Stefano Domenicali, dikutip dari laman resmi Formula 1, Rabu (23/7/2025).
Inisiatif Nyata di Balik Layar
Beberapa langkah strategis telah diambil Formula 1 untuk mengurangi jejak karbon, antara lain:
Pengurangan emisi dari pabrik dan fasilitas produksi kendaraan: lebih dari 34.000 tCO2e.
Emisi perjalanan satu musim berkurang sebesar 20.000 tCO2e.
Emisi logistik juga turun sebesar 9 persen dibandingkan tahun 2018 atau setara dengan 6.438 tCO2e.
“Kami menunjukkan bahwa pertumbuhan global dan pengembangan berkelanjutan bisa berjalan seiring. Strategi kami membuahkan hasil yang nyata,” tambah Domenicali.







