MPLS di Sekolah Rakyat Banjarbaru Sentuh Hati dan Bangun Karakter

Namun, yang membuatnya unik adalah pengembangan ekstrakurikuler, pembelajaran vokasi sesuai minat siswa di sore hari, dan pendidikan karakter di malam hari.

‎”Setelah salat Ashar sampai Maghrib, anak-anak belajar vokasi. Lalu malam hari, mereka mengikuti kajian, sesi motivasi dan sesi curhat. Tujuannya membangun semangat hidup mereka, karena sebagian dari mereka berasal dari latar belakang yang cukup berat,” imbuhnya.

‎Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru memiliki 125 siswa yang terdiri dari 50 siswa SMP (2 rombel) dan 75 siswa SMA (3 rombel). (IKhsan)

Editor Restu