Yayasan Indonesia Emas Sampurna Luncurkan Dapur SPPG, Suplai 1.900 Makanan Setiap Hari

Lebih lanjut, dapur SPPG ini menjangkau sekolah-sekolah dengan radius distribusi antara 7 hingga 10 kilometer. Proses pengantaran makanan telah diatur sedemikian rupa agar tiba tepat sebelum jam istirahat siswa.

“Untuk TK dan SD, distribusi dimulai pukul 08.00 pagi, sedangkan untuk tingkat SMA mulai pukul 11.00 siang,” tambah Jon Robet.

Tak hanya itu, Dapur SPPG ini dijalankan secara profesional. Di balik dapur tersebut, terdapat tim ahli gizi yang mengatur menu harian sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Selain itu, terdapat juga sarjana akuntansi yang menangani pengelolaan keuangan dan gaji relawan,” imbuh Jon Robet.

Sebagai tambahan, sebanyak 47 relawan dari lingkungan sekitar dapur turut berperan aktif dalam proses memasak, pengemasan, hingga distribusi makanan. “Kami memprioritaskan warga sekitar untuk ikut terlibat agar dampaknya juga langsung terasa di komunitas lokal,” pungkas Jon Robet. (IKhsan)

Editor Restu