Semarak! Karnaval Anak di Paringin Ramaikan Peringatan HAN 2025

“Anak-anak adalah fondasi masa depan. Maka sudah seharusnya seluruh elemen – dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah – bekerja sama memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung,” katanya.

Selain menjadi ajang hiburan, HAN 2025 juga dijadikan momentum edukatif untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya peran kolektif dalam menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan verbal dan psikologis.

Tak lupa, perhatian juga diberikan kepada anak-anak yang mengalami trauma atau dampak kekerasan. Menurut Abiji, intervensi perlu melibatkan pendekatan multi-sektoral, termasuk DP3A, dinas kesehatan, serta dukungan dari tenaga profesional seperti psikolog dan psikiater.

“Hari Anak Nasional harus menjadi refleksi bersama. Mari bangun generasi Balangan yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. Karena dari anak-anak hebatlah, lahir bangsa yang kuat,” tutupnya.

Acara karnaval yang diikuti peserta dengan kostum warna-warni ini sukses menghibur dan memotivasi, tak hanya bagi anak-anak, tapi juga para guru, orang tua, dan masyarakat sekitar.(alfi)

Editor Restu