Tak hanya menyenangkan, HAN 2025 juga menjadi momentum edukatif bagi masyarakat. Acara ini menekankan pentingnya menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak, baik fisik, verbal, maupun psikologis. Bagi anak-anak yang mengalami trauma, Abiji menegaskan pentingnya pendampingan lintas instansi, termasuk psikolog, DP3A, dan tenaga medis.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Karnaval Hari Anak Nasional ke-41 ini sukses memberi pesan kuat: anak-anak adalah masa depan. Masyarakat diajak bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang demi lahirnya generasi Balangan yang hebat, cerdas, dan berakhlak. (Alfi)
Editor: Andi Akbar







