Bupati Rahmat menjelaskan bahwa Hari Keluarga Nasional dicanangkan karena pemerintah meyakini bahwa akar dari segala pendidikan dan pembentukan karakter berasal dari rumah.
“Output dari keluarga ini besar sekali. Akhlak, budi pekerti, bahkan arah hidup seseorang, semua berawal dari pendidikan karakter di rumah,” tegasnya.
Ia pun mengajak para orang tua untuk menjadi role model terbaik bagi anak-anak mereka, karena karakter tidak bisa hanya diajarkan di sekolah, tetapi harus diteladankan setiap hari.
Menutup sambutannya, Bupati Rahmat menyampaikan harapannya agar peran orang tua makin dikuatkan dalam mencetak generasi yang berkarakter kuat, cerdas, dan berakhlak mulia.
“Pemerintah berharap dari keluarga-keluarga inilah akan lahir pribadi-pribadi yang membangun, dari tingkat RT hingga kabupaten,” pungkasnya.
Acara Harganas ke-32 ini pun menjadi momentum yang menyentuh, sekaligus pengingat bahwa kemajuan bangsa bukan dimulai dari istana, tapi dari ruang tamu dan dapur rumah kita sendiri.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur muhammad







