“Sebelum jalur dibuka kembali, akan dilakukan verifikasi kelayakan oleh Basarnas, TNI-Polri, dan Tim Mountaineering Indonesia,” ungkapnya.
Budi mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi keputusan itu demi keselamatan bersama
“Keselamatan jiwa pendaki adalah prioritas. Jalur hanya dibuka kembali jika seluruh standar keamanan telah terpenuhi melalui koordinasi lintas instansi,” ujar dia.
Sebelumnya, warga negara Brazil, Juliana tewas di pendakian Gunung Rinjani hingga viral di media sosial.
Seorang pria asal Swiss bernama Benedikt Emmenegger, 46 tahun, terperosok di Gunung Rinjani pada Rabu pagi (16/07).
Kemudian pendaki asal Belanda yang tinggal di Denmark bernama Sarah Tamar van Hulten jatuh di jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, pada Kamis (17/7/2025). (atoe/inilah.com)
Editor Restu







