WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan komitmen federasi untuk memperkuat pengembangan sepak bola putri sejak usia dini. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin kolaborasi dengan Djarum Foundation melalui program kompetisi usia muda yang dirancang untuk menjaring dan membina bakat-bakat muda perempuan di seluruh Indonesia.
Salah satu program utama yang tengah dijalankan adalah “MilkLife Soccer Challenge”, sebuah kompetisi dan pelatihan sepak bola grassroots untuk kelompok usia U-14. Dalam tiga tahun terakhir, lebih dari 16.000 peserta telah ambil bagian dalam ajang ini. Para pemain muda yang menunjukkan potensi kemudian berkesempatan melanjutkan ke ajang lanjutan seperti Piala Pertiwi U-14 dan U-16, yang juga menjadi sarana seleksi bagi tim nasional kelompok umur.
Selain itu, kerja sama dengan Djarum Foundation dan HYDROPLUS juga menghasilkan penyelenggaraan Piala Pertiwi U-14 & U-16 All Stars 2025, yang digelar dari Sabang hingga Merauke. Kompetisi ini menjadi panggung aktual bagi pencarian dan pengembangan talenta-talenta lokal serta menjadi bagian dari kerangka pembangunan sepak bola putri yang sistematis dan berkelanjutan.
Erick Thohir menekankan pentingnya kesabaran dalam membangun sepak bola putri. Ia menyatakan bahwa tujuan utama bukan semata membentuk liga, melainkan menciptakan ekosistem sepak bola yang menyeluruh meliputi pemain, pelatih, wasit, infrastruktur, dan struktur kompetisi yang jelas. Ambisi jangka panjangnya adalah membangun tim nasional putri U-16 hingga senior melalui jalur berjenjang.

