WARTABANJAR.COM, BARABAI– Peluncuran nasional Koperasi Merah Putih yang sedianya dijadwalkan pada 12 Juli 2025 kemungkinan diundur menjadi 19 Juli 2025.
Hal ini masih menunggu keputusan resmi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Edy Rahmawan, kepada wartabanjar.com saat dikonfirmasi melalui gawai, Jumat (11/7/2025) di Barabai mengatakan pihaknya akan mengikuti saja instruksi dari pusat terkait hal ini.
“Kemungkinan kalau tidak jadi tanggal 12, akan diundur ke tanggal 19 Juli ini,” ungkapnya.
Di HST, saat ini telah terbentuk 167 koperasi desa Merah Putih dari total 169 desa yang ada.
Proses pembuatan akta notaris untuk koperasi tersebut pun telah rampung sepenuhnya.
“Pembuatan akta notaris sudah 100 persen untuk 167 desa. Dua desa lainnya juga sudah tercover melalui sistem penggabungan, karena akses wilayahnya sangat sulit,” jelasnya.
Adapun tiga desa di kawasan Pegunungan Meratus, yakni Desa Juhu, Aing Bantai, dan Batu Perahu, digabung menjadi satu koperasi, menyesuaikan dengan kondisi geografis dan tantangan aksesibilitas.
Program koperasi ini, lanjut Edy, bertujuan mendorong perputaran ekonomi di tingkat akar rumput, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta membuka peluang kerja masyarakat desa.







