WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Pansus II DPRD Kalsel ingin mempelajari strategi dan kebijakan pangan nasional yang efektif dan efisien yang dapat diterapkan di Kalimantan Selatan sebagai bahan untuk membuat Perda Sapu Jagat. Oleh sebab itu, mereka melakukan kunjungan ke Badan Pangan Nasional RI untuk membahas tentang penyelenggaraan pangan di Jakarta, Kamis (3/7/2025) pagi. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari dan memahami strategi serta kebijakan pangan nasional yang dapat diterapkan di Kalimantan Selatan. Mewakili Ketua Pansus II, H. Firmansyah, Wakil Ketua Pansus menekankan pentingnya pembentukan payung hukum yang kuat untuk menjamin ketahanan pangan di daerah tersebut. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kami dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan,” kata H. Firmansyah. Pihaknya ingin mempelajari strategi tersebut agar bisa efektif dan efisien diterapkan di Kalsel, dimana mereka akan membuat Perda Sapu Jagat, sebab mereka menggabungkan dua perda menjadi satu. Dalam kunjungan tersebut, Pansus II DPRD Kalsel membahas tentang arah kebijakan ketahanan pangan Badan Pangan Nasional 2025-2029. Mereka juga mempelajari program-program yang telah dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional RI untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia. “Kami ingin memastikan bahwa kebijakan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan sejalan dengan kebijakan nasional. Kami berharap dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang berharga dari Badan Pangan Nasional RI,” tambahnya. Pansus II DPRD Kalsel juga meminta penjelasan tentang program-program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional RI, termasuk program-program yang terkait dengan peningkatan produksi pangan, pengelolaan stok pangan, dan peningkatan kualitas pangan. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan Pansus II DPRD Kalsel dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang berharga dalam penyelenggaraan pangan, sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan. “Kami percaya bahwa dengan mempelajari pengalaman dan praktik terbaik di tingkat nasional, kami dapat meningkatkan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan,” kata H. Firmansyah. Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Pangan Nasional RI dalam bidang ketahanan pangan, serta memperbaiki kebijakan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan. BACA JUGA: Pelaku Penganiayaan di Jembatan Kuning Menyerahkan Diri Dengan demikian, kunjungan Pansus II DPRD Kalsel ke Badan Pangan Nasional RI dapat meningkatkan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan dan memperbaiki kebijakan ketahanan pangan di daerah. Dr.Ir. Budi wiryanto. M.Si selaku Kepala Biro Perencanaan, Kerja sama dan Humas Badan Pangan Nasional RI mengatakan pihaknya telah melaksanakan beberapa program ketahanan pangan yang efektif dan efisien, termasuk program peningkatan produksi pangan dan pengelolaan stok pangan. “Kami berharap dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan Pansus II DPRD Kalsel,” katanya. (yayu) Editor: Yayu