Sebagai pelopor, anak-anak diharapkan aktif dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak.
“Sebagai pelapor, mereka berperan menyampaikan hambatan atau permasalahan yang terjadi di lingkungannya kepada orang dewasa yang dapat dipercaya,” katanya.
Selain itu, Forum Anak juga didorong untuk terlibat aktif dalam proses perencanaan pembangunan melalui musrenbang di semua tingkatan, mulai dari desa hingga kabupaten, agar suara dan kebutuhan anak dapat terakomodir dalam kebijakan publik.
BACA JUGA: Terekam CCTV! Aksi Pencuri HP di Warung Bubur Ayam Banjarmasin Viral, Warganet Geram
“Anak-anak perlu terus dibimbing oleh pendamping dan fasilitator, agar mereka bisa menyampaikan pendapat dengan santun dan percaya diri. Namun perlu disadari, karena keterbatasan anggaran, tidak semua usulan bisa langsung direalisasikan,” tambahnya.
Kabupaten Tanah Bumbu sendiri telah dua kali berturut-turut meraih predikat Madya sebagai Kabupaten Layak Anak.
Pemerintah daerah optimis, melalui evaluasi terbaru, predikat Nindya dapat diraih sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang layak anak, maju, makmur dan beradab. (Rel)
Editor: Yayu







