Dua Pemancing Tersambar Petir, Kapolres Banjar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Tak lama kemudian, kilatan cahaya petir menyambar pondok tempat kedua korban berteduh. Sontak, saksi bersama keluarganya segera meninggalkan lokasi dan memberi tahu warga Desa Sumbersari mengenai kejadian tersebut.

Warga setempat bersama saksi lainnya segera melakukan evakuasi. Korban Jumberi ditemukan tercebur di sawah dalam keadaan tidak bernyawa, sementara korban Budi ditemukan di dalam pondok juga sudah meninggal dunia.

Kedua jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Desa Karya Makmur dan disemayamkan sementara di rumah Kepala Desa Karya Makmur, sambil menunggu kedatangan pihak keluarga serta Tim Inafis Sat Reskrim Polres Banjar dan Satuan Reskrim Polsek Simpang Empat.

Setelah pihak keluarga tiba, jenazah keduanya langsung dibawa ke rumah duka untuk prosesi pemakaman. Keluarga korban menyatakan menolak melakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Surat pernyataan persetujuan outopsi ditandatangani oleh Fatmawati, perwakilan keluarga korban atas nama Budi.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Ari mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat berada di area terbuka seperti persawahan, untuk menghindari kejadian serupa. (Humas)

Editor Restu