WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dalam lanjutan 16 besar FIFA Club World Cup 2025, Chelsea akhirnya menaklukkan Benfica 4-1 lewat babak tambahan waktu setelah skor imbang di waktu normal. Reece James membuka keunggulan dengan free kick memukau pada menit ke-64, membuat the Blues terlihat menguasai jalannya pertandingan. Namun, jelang injury time, Benfica berhasil menyamakan lewat penalti Angel Di María akibat handball Malo Gusto sebuah momen dramatis yang memaksa laga berlanjut ke perpanjangan.
Pertandingan sempat dihentikan hampir dua jam akibat ada petir di lokasi laga, yang memaksa pemain keluar lapangan hingga 1 jam 53 menit. Saat jeda panjang itu, Chelsea sempat latihan ringan di ruang ganti supaya tetap fokus. Jadwal yang molor bikin suasana semakin panas dan intens begitu pertandingan dilanjutkan lagi.
Pada babak tambahan, Benfica malah bermain dengan 10 orang setelah Gianluca Prestianni mendapat kartu merah kedua menit ke-92. Momentum itu dimanfaatkan Chelsea dengan brilian: Christopher Nkunku mencetak gol pertama tambahan waktu (menit 108), lalu Pedro Neto (114’) dan Kiernan Dewsbury-Hall (116’) mencetak gol penutup untuk memastikan kemenangan meyakinkan.
Secara keseluruhan, Chelsea tampil mendominasi: penguasaan bola 64%–36%, total 12 shots on target dan hanya kebobolan satu gol dari Benfica yang punya 5 shots on target. Kontrasnya, Benfica melakukan 21 kali foul, jauh di atas 14 fouls yang dilakukan Chelsea. Statistik ini menunjukkan bagaimana tekanan fisik Benfica dibalas dengan permainan cepat dan presisi dari Chelsea.

