DUNIA PANIK! Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Siap Melonjak, Dampaknya Bagi Indonesia?

WARTABANJAR.COM, TEHERAN – Krisis Timur Tengah makin memanas! Parlemen Iran menyetujui usulan penutupan Selat Hormuz sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat (AS) ke fasilitas nuklir Iran, Minggu (23/6/2025).

Anggota Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Mayor Jenderal Esmaeli Kowsari, menyampaikan keputusan mengejutkan ini dalam siaran televisi nasional.

“Parlemen telah mencapai kesimpulan bahwa Selat Hormuz harus ditutup,” tegas Kowsari.

Meskipun telah mendapat persetujuan parlemen, keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang dikendalikan langsung oleh tokoh pilihan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

BACA JUGA:WANITA CANTIK Pengedar Sabu Ditangkap Malam-malam di Kotabaru, Polisi Sita 19 Paket Siap Edar!

Selat Hormuz: Nadi Energi Dunia

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran vital yang menghubungkan Iran dengan Oman dan Uni Emirat Arab. Jalur ini menyumbang hampir 25 persen dari total pengiriman minyak dunia.

Penutupan selat ini diperkirakan akan memicu lonjakan harga minyak global, memperparah inflasi, dan mengguncang kestabilan ekonomi banyak negara, termasuk Indonesia.

Indonesia Kena Imbas

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai bahwa dampak dari konflik ini tidak main-main bagi Indonesia.

“Estimasi harga minyak mentah bisa menyentuh 80–83 dolar AS per barel dalam waktu dekat, setidaknya pada awal Juli 2025,” jelas Bhima, Senin (23/6/2025).

Bhima menambahkan bahwa meskipun permintaan energi dunia tengah menurun, eskalasi konflik bisa menjadi pemicu utama melonjaknya harga minyak.

Baca Juga :   KM Dahliya Karam di Sungai Mahakam, Polisi Curiga Jumlah Penumpang Selamat dan Data Manifes Beda!

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca