https://youtube.com/shorts/XrzaT8B3ILY   WARTABANJAR.COM Teheran - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai titik kritis. Situs nuklir Fordow milik Iran menjadi sasaran utama dalam serangan udara AS yang diluncurkan Minggu (22/6/2025) dini hari. Serangan ini memicu respons keras dari Iran, memperingatkan bahwa “perang berbahaya” telah dimulai dan menyerang balik dengan puluhan rudal ke Israel. Serangan ini menjadi yang pertama kali dilakukan AS secara langsung terhadap target nuklir Iran, menandai eskalasi dramatis dalam konflik yang sebelumnya hanya melibatkan Israel dan Iran. Presiden AS Donald Trump, dalam pernyataan dari Gedung Putih dan unggahan di media sosial, menyebut bahwa tiga situs nuklir Iran, yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan telah “hancur total” berkat serangan udara presisi tinggi menggunakan pesawat pengebom siluman B-2 dan bom penghancur bunker seberat 30.000 pon. Belum ada penilaian kerusakan independen yang bisa memastikan klaim tersebut. Namun, Organisasi Energi Atom Iran mengakui tiga situs tersebut memang menjadi sasaran, meski mereka menegaskan bahwa tidak ada kontaminasi radioaktif dan program nuklir Iran tidak akan berhenti. Tak lama setelah serangan udara AS, militer Iran melalui Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rentetan 40 rudal ke Israel, termasuk rudal jarak jauh Khorramshahr-4 yang mampu membawa banyak hulu ledak. Rudal-rudal tersebut menghantam berbagai titik di Israel, termasuk sebuah gedung bertingkat di Tel Aviv yang rusak parah. Lebih dari 80 orang terluka, dan sejumlah rumah di sekitarnya hancur total. Militer Israel mengeklaim telah menetralkan sebagian besar peluncur rudal Iran dan memulai serangan balasan ke target-target militer di wilayah barat Iran. Dalam pernyataan keras, Kementerian Luar Negeri Iran menuduh AS telah mengkhianati diplomasi dengan menyerang negara berdaulat untuk mendukung Israel. Mereka menyebut tindakan ini sebagai perang berbahaya yang sah dibalas. Mereka juga memperingatkan bahwa siapa pun, baik negara atau entitas yang membantu Israel secara militer dapat dianggap sebagai musuh dan target sah bagi Angkatan Bersenjata Iran. #usa #iran #israel #perang #wartabanjar