149 Warga Banjarmasin Antusias Tukarkan Sampah Plastik

“Sampah yang paling banyak dibawa warga itu plastik, tapi dari sisi berat, kertas seperti kardus dan HVS justru mendominasi,” jelas Hatim.

Mekanisme penukaran sampah dimulai dari registrasi peserta, kemudian sampah ditimbang oleh petugas. Nilainya dikalkulasi berdasarkan jenis sampah, lalu warga diberikan kupon untuk ditukar dengan sembako.

Harga sampah bervariasi, misalnya botol plastik mencapai Rp3.500/kg, gelas plastik bersih Rp5.000/kg, dan kertas HVS sekitar Rp2.000/kg.

Tak hanya itu, Hatim juga berharap kegiatan ini tak berhenti sampai di sini.

“Rencananya akan kami gelar lagi bulan depan. Dukungan dari Pegadaian yang memiliki program Memilah Sampah, Menabung Emas sangat membantu. Ke depan kami ingin lebih banyak pihak yang terlibat,” tuturnya.

Salah seorang warga peserta, Rahmania, warga Sungai Bilu, mengaku senang dengan kegiatan ini.

“Biasanya saya jual sampah ke pengepul. Tapi hari ini bisa tukar dengan sembako, sangat membantu. Sampah yang saya bawa tadi ada plastik, kardus, dan aluminium,” katanya.

Program ini tak hanya memberikan manfaat ekonomi, tapi juga menanamkan budaya memilah sampah dari rumah, langkah kecil namun berdampak besar bagi masa depan lingkungan kota. (Ramadan)

Editor Restu