“Pilot in Command (PIC) memberi tahu petugas Air Traffic Controller JATSC untuk melakukan divert, dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kualanamu,” jelas Endah.
Setelah mendarat, seluruh penumpang langsung dievakuasi untuk keselamatan. Tim penjinak bom (Jihandak) diterjunkan guna melakukan penyisiran menyeluruh di dalam pesawat untuk memastikan tidak ada bahan peledak.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad

