Kemenangan Timnas vs China: Liga 1 Jadi Panggung Pemain Lokal Unjuk Gigi

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia kembali menunjukkan taringnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan mengalahkan China 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025). Gol tunggal dari penalti Ole Romeny menjadi penentu kemenangan. Namun, sorotan utama tertuju pada pemain lokal, Ricky Kambuaya, Rizky Ridho, Yakob Sayuri, Egy Maulana Vikri dan Beckham Putra yang tampil luar biasa dan membuktikan kualitas pemain Liga 1 di level internasional .

Ricky Kambuaya, gelandang Dewa United, tampil sebagai starter dan langsung memberikan dampak signifikan. Aksinya di babak pertama memaksa bek China melakukan pelanggaran di kotak penalti, menghasilkan penalti yang dieksekusi oleh Romeny . Selain itu, Kambuaya mencatatkan satu umpan kunci, satu dribel sukses, satu tembakan tepat sasaran, dan enam kemenangan duel, menunjukkan dominasinya di lini tengah.

Sebelumnya, saat menghadapi Bahrain, Kambuaya hanya bermain selama 16 menit namun hampir mencetak assist melalui umpan trivela yang mengingatkan pada gaya permainan Ricardo Quaresma dan Luka Modric . Penampilan impresif ini menunjukkan bahwa meski sempat tersisih, Kambuaya masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.

Di lini belakang, Rizky Ridho tampil solid dan menjadi tembok kokoh bagi pertahanan Garuda. Statistik mencatat dua sapuan, satu intersep, empat tekel sukses, dan lima kemenangan duel, menunjukkan ketenangannya dalam mengantisipasi serangan cepat China . Kepercayaan pelatih Patrick Kluivert untuk menurunkan Ridho sejak awal terbukti tepat.

Yakob Sayuri tampil eksplosif dari sisi sayap. Akselerasinya kerap merepotkan pertahanan China. Ia juga tercatat melakukan dua umpan silang yang nyaris berbuah gol. Winger PSM Makassar ini menjadi alternatif yang segar di posisi sayap kanan dan cocok untuk skema cepat Kluivert.

Egy Maulana Vikri, Pemain Serba Guna yang Menjanjikan. Egy yang kini bermain untuk Dewa United kembali menunjukkan determinasi tinggi. Meski tak mencetak gol, kontribusinya dalam menekan bek China sangat terasa. Ia rajin turun membantu pertahanan, serta mengeksekusi beberapa bola mati dengan akurat, membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan