Tidak berhenti di situ, Kapolda juga menyampaikan bahwa pengembangan akan terus berlanjut hingga mencakup 120 hektare lahan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak yang mulai menyerahkan lahannya untuk dikelola atau bekerja sama dengan kita,” tambahnya.
Lebih jauh, Irjen Pol Yudha menyebut ada sekitar 5.400 hektare lahan tidak produktif lainnya di Kalsel yang tengah ditawarkan kepada kelompok tani, purnawirawan TNI/Polri, dan keluarga besar Polri untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.
Untuk memastikan hasil panen terserap dengan baik, Polda Kalsel juga sudah bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Puskopol, Bulog.
“Dan juga dibantu dengan Keluarga besar TNI/Polri yang saat ini mereka sudah jalan menampung hasil jagung ini di Pelaihari,” pungkas Irjen Pol Yudha. (IKhsan)
Editor Restu







