Untuk merealisasikan target tersebut, Kabupaten Tanah Laut pada tahun ini menerima alokasi bantuan alsintan yang substansial.
Sebanyak 885 unit alsintan didistribusikan, meliputi 70 unit traktor roda empat, 25 unit traktor roda dua bajak, 163 unit traktor roda dua rotari, 72 unit rice transplanter, 30 hand sprayer, 291 unit pompa air 4 inci, 15 unit pompa air 6 inci, dan 45 unit combine harvester.
Dalam pidatonya, Bupati H. Rahmat Trianto memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para petani dan Brigade Pangan dalam menopang ketahanan pangan daerah.
Ia menekankan bahwa alsintan yang telah diberikan bukan hanya untuk disimpan, melainkan harus dimanfaatkan secara maksimal.
“Kalau hasil panen kita meningkat signifikan, bukan tidak mungkin Presiden RI akan datang langsung ke Tanah Laut untuk panen raya di akhir tahun ini. Itulah komitmen yang sudah saya sampaikan ke Menteri Pertanian. Alat sudah dikasih banyak, sekarang tinggal kita buktikan,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti urgensi perbaikan sistem irigasi, terutama di wilayah yang rentan genangan seperti Bati-Bati dan Bumi Makmur.
Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah sedang berkoordinasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera melakukan perbaikan irigasi guna mendukung intensifikasi pertanaman hingga tiga kali setahun (IP 300).
Selain itu, masalah ketersediaan bahan bakar solar subsidi untuk operasional alsintan juga menjadi perhatian serius.
BACA JUGA: Amalan Sunnah di Hari Arafah Puasa dan Baca Al Ikhlas 1000 Kali
