Son Heung-min Diminati Klub Arab Saudi Usai Sukses di Liga Europa

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Setelah sukses membawa Tottenham Hotspur menjuarai Liga Europa 2024/2025, Son Heung-min kembali menjadi sorotan. Kapten asal Korea Selatan ini kini diminati oleh sejumlah klub Arab Saudi yang berambisi memperkuat skuad mereka dengan pemain berkelas dunia. Minat dari klub-klub Saudi terhadap Son bukanlah hal baru. Namun, dengan kontraknya yang tersisa satu tahun dan rencana Tottenham untuk merombak skuad, peluang transfer musim panas ini semakin terbuka.

Klub-klub Arab Saudi, termasuk Al Ittihad dan Al Nassr, menunjukkan ketertarikan serius terhadap Son Heung-min. Mereka melihat Son sebagai ikon global yang dapat meningkatkan citra liga dan menarik perhatian pasar Asia. Pada 2023, Al Ittihad dilaporkan menawarkan kontrak empat tahun senilai £25 juta per tahun, namun ditolak oleh Son yang saat itu masih fokus di Premier League. Tottenham sendiri telah mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak Son hingga 2026 pada Januari lalu. Namun, dengan rencana perombakan skuad dan kebutuhan dana segar, klub dikabarkan mempertimbangkan untuk melepas Son jika tawaran yang masuk sesuai harapan. Kepastian masa depan pelatih Ange Postecoglou yang belum jelas juga menambah ketidakpastian bagi Son dalam menentukan langkah selanjutnya.

Son Heung-min, yang telah mencetak 173 gol dalam 454 penampilan untuk Tottenham, menghadapi dilema antara loyalitas kepada klub dan peluang baru di Arab Saudi. Meskipun sebelumnya menolak tawaran dari klub Saudi, situasi saat ini berbeda dengan adanya tawaran finansial yang menggiurkan dan kesempatan untuk menjadi pionir Asia di liga tersebut. Dari sisi klub, Tottenham dapat memanfaatkan potensi transfer Son untuk mendanai pembelian pemain baru seperti Eberechi Eze dan Jack Grealish yang tengah diincar. Bagi Son, keputusan ini bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang warisan dan tantangan baru di akhir kariernya.

Meskipun demikian, Son telah menegaskan bahwa uang bukanlah prioritas utamanya. Dalam beberapa kesempatan, ia menyatakan bahwa bermain di Premier League masih menjadi impiannya dan ia ingin terus memberikan kontribusi bagi Tottenham. Namun, dengan usia yang memasuki 32 tahun dan berbagai pertimbangan lainnya, keputusan akhir tetap berada di tangan Son.