Perkara ini terungkap setelah pihak kantor pusat perusahaan di Samarinda melakukan audit internal menyeluruh. Kecurigaan muncul lantaran pendapatan perusahaan tidak mengalami peningkatan selama tiga tahun, padahal permintaan pasar terhadap produk yang mereka distribusikan, terutama Indomie, terus mengalami peningkatan signifikan.(berbagai sumber)
VIDEO – DEMI JUDOL! Karyawan Toko Gelapkan “Indomie” Hingga Total Rp 1 Milyar

News Feed
No More Posts Available.
No more pages to load.
